Cara Membuat Tape Singkong Yang Anti Gagal

Indonesia memang terkenal selain karena ragam budayanya tetapi juga karena beragam jenis makanan tradisional dari setiap daerahnya, salah satu makanan tradisional Indonesia yang cukup dikenal yaitu Tape Singkong atau yang biasa juga disebut Peuyeum Sampeu oleh warga Jawa Barat. Tape singkong ini merupakan makanan yang diolah dengan cara fermentasi, rasa dari tape singkong ini manis sedikit asam dan memberikan rasa yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Biasanya anda bisa menemukan makanan tape singkong ini di sentra oleh-oleh atau bisa juga didalam campuran makanan maupun minuman seperti es Doger sebagai toppingnya. Tak hanya sekedar sebagai makanan ringan saja, tape singkong ini juga dipercaya memiliki manfaat yang baik bagi tubuh seperti bisa menjaga pencernaan dalam tubuh, mengontrol tekanan darah, serta mengurangi resiko anemia. Hal itu mungkin saja mengingat proses fermentasi pembuatan tape singkong ini menggunakan ragi yang didalamnya mengandung mikrooragnisme yang baik bagi tubuh kita. Tapi apakah anda pernah terfikir untuk mencoba membuat tape singkong sendiri dirumah ? Jika iya, yuk mari kita simak bagaimana cara membuat tape singkong dirumah sendiri yang anti gagal.

Siapkan bahan-bahan berikut sebelum membuat tape singkong :

  • 1 kg Singkong
  • 4 bungkus Ragi
  • 6 lembar daun pisang
  • Air secukupnya

Kemudian setelah mempersiapkan bahan-bahan berikut anda bisa langsung memulai step cara membuatnya, sebagai berikut.

  1. Kupas kulit singkong, potong sesuai selera anda kemudian cuci bersih.
  2. Siapkan air rebusan didalam panci kemudian rebus singkong sampai setengah matang, jangan rebus singkong sampai teksturnya pecah atau terbelah.
  3. Angkat lalu tiriskan singkong tersebut kemudian simpan di wadah sampai benar-benar dingin.
  4. Haluskan ragi didalam plastik sampai lembut sebelum akan digunakan.
  5. Siapkan wadah lalu lapisi bagian bawahnya dengan daun pisang sampai seluruh permukaanya tertutupi, lalu taburkan ragi diatas daun pisan tersebut secara merata.
  6. Susun singkong yang sudah direbus diatas daun pisang yang sudah ditaburi ragi, kemudian taburkan ragi secara merata di setiap permukaannya. Ulangi proses tersebut sampai singkong dan raginya habis.
  7. Setelah itu tutup bagian atas wadah tersebut menggunakan daun pisan.
  8. Tutup kembali dengan menggunakan kain atau penutup yang rapat agar udara tidak bisa masuk kedalam, lalu diamkan selama kurang lebih 2 hari.
  9. Jika sudah 2 hari didiamkan maka tape singkong sudah siap untuk dinikmati.

Itulah cara-cara yang harus dilakukan dalam pembuatan tape singkong, agar mengurangi resiko kegagalan dalam pembuatan tape singkong ini, ada baiknya and mengikuti tips-tips sebagai berikut :

  • Jika anda takut singkong akan pecah-pecah kalua direbus maka anda juga bisa mengukus singkong tersebut untuk lebih amannya.
  • Kunci agar proses fermentasi tape singkong ini berhasil yaitu pastikan semua alat yang digunakan dalam proses pembuatan ini bersih dan steril.
  • Gunakan sarung tangan selama proses pembuatan untuk mengurangi resiko kontaminasi dengan bakteri lain, karena pembuatan tape singkong ini menggunakan mikroorganisme yang sangat sensitive jadi proses pembuatannya pun harus diperhatikan.
  • Sebelum digunakan sebagai alas, ada baiknya daun pisang di lap dan dibakar terlebih dahulu agar kotoran atau bakteri yang mungkin menghambat proses ferementasi hilang dan juga tekstur daun akan lebih fleksibel.
  • Simpan tape di wadah ang tertutup rapat didalam kulkas agar tidak terkontaminasi makanan lainnya.